Monday, June 8, 2009

Teori Konspirasi 2

GRUP TEMPLAR PENGASAS FREEMASONARY

Dalam artikel lepas aku telah menjelaskan sedikit mengenai grup templar.Untuk artikel kali ini kita akan cuba analisis pengaruh grup templar dan kaitannya dengan freemason.




Para Templar, atau lengkapnya, Tentera Miskin Pengikut Jesus Kristus dan Kuil Sulaagama, dibentuk pada tahun 1118, dua puluh tahun setelah tentera salib merebut Jurusalem. Pengasas grup ini adalah dua ksatria Perancis, Hugh de Payens dan Godfrey de St. Omer. Berasal dari sembilan anggota, grup ini terus berkembang. Nama kuil Sulaagama dipakai karena mereka mendirikan asas di gunung kuil, yakni lokasi runtuhan kuil tersebut. Di sini pula berdiri Dome of the Rock (Qubah As-Sakhrah) .


Para Templar menyebut dirinya “tentera miskin”, tetapi dalam waktu yang singkat mereka menjadi sangat kaya raya. Mereka mengawal penuh para pelawat Kristian yang datang dari Eropah ke Palestin, dan menjadi sangat kaya dari wang para pelawat tersebut. Mereka pula yang pertama kali menyelenggarakan sistem cek dan kredit, menyerupai yang ada pada sebuah bank. Menurut penulis Inggeris, Michael Baigent dan Richard Leigh, mereka membangunkan semacam kapitalisme abad pertengahan, dan merintis jalan menuju perbankan modern dengan transaksi mereka yang berasaskan bunga.


Para Templar inilah yang paling bertanggung jawab atas serangan-serangan pejuang salib dan pembunuhan bangsa Muslim. Karena itulah, komandan besar Islam Saladin (Shalahuddin Al Ayyubi), yang mengalahkan pasukan salib pada tahun 1187 pada Pertempuran Hattin, dan kemudian membebaskan Jurusalem, menghukum mati para Templar karena pembunuhan yang mereka lakukan, walaupun sebenarnya ia mengampuni banyak sekali orang Kristian. Namun, sekalipun kehilangan Jurusalem dan mengalami kekalahan besar, para Templar terus bertahan. Dan walaupun bangsa Kristian terus menyusut di Palestin, mereka meningkatkan kekuatan di Eropah dan, pertama di Perancis, kemudian di negara-negara lain, menjadi negara dalam negara.

Tidak diragukan lagi bahwa kekuatan politik mereka menyusahkan raja-raja Eropah. Tetapi dari segi lain para Templar yang segera mengganggu golongan paderi : grup tersebut sedikit demi sedikit telah menyeleweng dari agama Kristian, dan sewaktu di Jurusalem telah mengambil sejumlah doktrin mistik yang asing. Berkembang juga desas-desus bahwa mereka menyelenggarakan ritual-ritual aneh untuk memberi bentuk pada doktrin mereka

Akhirnya, pada tahun 1307, Raja Perancis Philip le Bel memutuskan untuk menangkap anggota-anggota grup ini. Sebagiannya berhasil melarikan diri tetapi kebanyakan mereka tertangkap. Paus Clement V juga bergabung dalam pembersihan ini. Setelah period panjang interogasi dan pengadilan, banyak anggota Templar mengakui keyakinan 'bidah' mereka, bahwa mereka menolak agama Kristian dan menghina Jesus dalam ritual mereka. Akhirnya, para pemimpin Templar, yang dinamai “Imam Besar (Grand Master)”, mulai dari yang terpenting dari mereka, Jacques de Molay, dihukum mati pada tahun 1314 atas perintah Gereja dan Raja. Kebanyakan mereka dimasukkan ke dalam penjara, dan grup tersebut tumpas dan secara rasmi menghilang.

Segolongan ahli sejarah cenderung menyatakan bahawa sidang pengadilan para Templar sebagai konspirasi dari Raja Perancis, dan menggambarkan para ksatria itu tak bersalah atas segala dakwaan. Tetapi, cara interpretasi ini keliru dalam beberapa segi. Nesta H. Webster, ahli sejarah Inggeris terkenal dengan begitu banyak mengetahui sejarah okultisme(staid mengenai supernatural), menganalisis pelbagai aspek ini dalam bukunya, Secret Societies And Subversive Movements. Menurut Webster, kecenderungan untuk melepaskan para Templar dari bidah yang mereka akui dalam masa pengadilan tidak tepat. Pertama, selama penyiasatan merka, walau secara umum terjadi, tidak semua Templar disiksa:

Lagipula, apakah pengakuan mereka tampak seperti hasil imaginasi murni orang-orang yang disiksa? Tentunya sukar dipercaya bahwa cerita tentang upacara janji setia — yang disampaikan dengan terperinci oleh orang-orang di pelbagai negara, dituturkan dalam kalimat yang berbeza, namun semuanya saling menyerupai — merupakan karangan semata-mata. Jika para korban dipaksa untuk mengarang cerita mereka tentu akan saling bertentangan; segala macam ritual liar dan fantastis diteriakkan dengan penuh kesakitan untuk memenuhi tuntutan penyiasat mereka. Tetapi sebaliknya, masing-masing nampak seperti menjelaskan upacara yang sama, baik lengkap maupun tidak, dengan sentuhan personal si pembicara, dan pada dasarnya semua cerita tersebut sama.

Bagaimanapun juga, sidang pengadilan para Templar berakhir dengan tumpasnya grup tersebut. Tetapi, walaupun sudah dibubarkan “secara resmi”, ia tidak benar-benar musnah. Selama penangkapan tiba-tiba pada tahun 1307, beberapa Templar melarikan diri, dan berhasil menutupi jejak mereka. Menurut tesis yang berdasarkan pada pelbagai dokumen sejarah, sejumlah besar mereka berlindung di satu-satunya kerajaan di Eropah yang tidak mengakui kekuasaan Gereja Katolik di abad keempat belas, yaitu Scotland. Di sana, mereka menyusun kekuatan kembali di bawah perlindungan Raja Scotland, Robert the Bruce. Tak lama kemudian, mereka menemui penyamaran yang tepat untuk melanjutkan gerakan rahsia mereka: mereka menyusup ke dalam gilda (kesatuan sekerja) terpenting di Kepulauan Inggeris abad pertengahan — loge (komiti) para tukang batu, dan segera, mereka menguasai loge-loge ini sepenuhnya.

Loge para tukang batu berganti nama pada awal era modern, dengan “Loge masonik”. Ritual Skot merupakan cabang Masonry tertua, dan berasal di awal abad keempat belas, dari para Templar yang berlindung di Scotland. Dan, nama-nama yang diberikan kepada tingkat tertinggi dalam Ritual Skot adalah gelar-gelar yang diberikan kepada para ksatria dalam grup Templar berabad-abad sebelumnya.

Pendeknya, para Templar tidak ditewaskan, sebaliknya falsafah serta pelbagai kepercayaan dan upacara mereka tetap berlangsung di balik samaran Freemasonry. Tesis ini didukung oleh banyak bukti sejarah, dan diterima saat ini oleh banyak ahli sejarah Barat, baik mereka anggota Freemasonry ataupun tidak. Dalam buku yang ditulis oleh pengarang asal, Grup Masonik Baru, bukti ini dikaji secara terperinci.

Tesis yang mengusulkan akar Masonry dari Grup Templar seringkali dirujuk di dalam majalah-majalah yang diterbitkan oleh para Mason untuk kalangan mereka sendiri. Para Mason sangat menerima pendapat ini. Salah satu majalah ini bernama Mimar Sinan (terbitan Freemason Turki), yang menggambarkan hubungan antara Grup Templar dengan Freemasonry dalam kata-kata berikut ini:

Di tahun 1312, ketika Raja Perancis, di bawah tekanan Gereja, membubarkan Grup Templar dan memberikan hak-hak mereka kepada para Ksatria St. John di Jurusalem, aktiviti para Templar tidak berhenti. Sebagian besar Templar berlindung di pelbagai loge Freemason yang beroperasi di Eropah pada saat itu. Pemimpin para Templar, Mabeignac, bersama beberapa anggota lainnya, mendapatkan perlindungan di Scotland dengan menyamar sebagai seorang tukang batu bernama Mac Benach. Raja Skot, Robert the Bruce, menyambut mereka dan mengizinkan mereka mengembangkan pengaruh besar terhadap loge-loge Mason di Scotland. Sebagai hasilnya, loge-loge Skot meraih peranan penting dari segi keahlian dan idea-idea mereka.

Freemason masa kini menggunakan nama Mac Benach dengan penuh hormat. Para Mason Skot, yang mewarisi pusaka para Templar, mengembalikannya ke Perancis bertahun-tahun kemudian dan membangun dasar bagi ritual yang dikenal sebagai Ritual Skot di sana.

Sekali lagi, Mimar Sinan memberikan banyak informasi tentang hubungan antara Templar dan Freemasonry. Di dalam sebuah artikel berjudul “Templar dan Freemason” dinyatakan bahwa “ritual-ritual upacara pembaiatan Grup Templar menyerupai Freemasonry masa kini.” Menurut artikel yang sama, sebagaimana di dalam Masonry, para anggota Grup Templar saling memanggil antara mereka “saudara”. Pada bagian akhir artikel tersebut, tercantum:

Grup Templar dan organisasi Mason saling memengaruhi antara satu sama lain. Bahkan ritual-ritual dari pelbagai lembaga begitu mirip sehingga bagaikan disalin dari para Templar. Dalam hal ini, para Mason telah mengidentifikasi diri mereka kepada para Templar begitu jauh dan dapat dikatakan bahwa apa yang dipandang sebagai esoterisme (kerahsiaan) asli Masonik sampai tingkatan yang penting merupakan warisan dari para Templar. Ringkasnya, sebagaimana kami sebutkan pada judul esei ini, kita dapat katakan bahwa titik bermulanya dari seni kemegahan Freemansory dan garis esoteris—awalnya milik para Templar dan hujung panahnya milik para Freemason.

Akhirnya, kami katakan, jelas bahwa Freemasonry mengakar dari Grup Templar, dan bahwa para Mason telah mengadaptasi falsafah grup ini. Tetapi sudah tentu, hal penting bagi pembahasan kita adalah sifat dasar dari falsafah ini.

Apa yang membawa mereka ke situ? Mengapa mereka mengalami perubahan seperti itu di Jurusalem? Apa kesan dari falsafah yang diadaptasi para Templar ini, melalui perantaraan Masonry, kepada dunia?


Sunday, June 7, 2009

Teori Konspirasi 1

Insyaallah pada kali ini,ak akan cuba mengupas sedikit demi sedikit teori2 konspirasi yang berlaku pada hari ini.Hari ini ramai diantara kita yang bersemangat untuk membebaskan Palestin,namun adakah kita benar2 tahu siapa musuh kita yang sebenar??Adakah musuh kita Israel@Amerika, atau musuh kita yang sebenar makhluk yang berdiri di belakang mereka.Dr Majid Zindani dalam buku Kebangkitan Generasi Sallehuddin Dan Pembebasan Al Quds menyebut bahawa syarat pertama kita hendak membebaskan Palestin adalah dengan kita mengenali musuh kita yang sebenar.Insyaallah dalam siri teori konspirasi kali ini aku akan merujuk pada http://eradajjal.blogspot.com

PENGASAS PERANG SALIB


"The Knight Templars ('Ksatria Haikal')" yang terkenal di dunia Barat, yang menjadi pengasas dan pendokong tentera salib, didirikan oleh anggota-anggota Majlis Kuasa Rahsia Kabbala di Eropah yang umumnya terdiri dari orang orang Yahudi. Tujuan mereka ialah untuk membangun kembali Haikal Sulaiman dan menghidupkan kembali kcpercayaan Kabbala di Palestina. Untuk tujuan itu mereka menghasut Paus Urbanus untuk "membebaskan Tanah Suci Jerusalem" dari tangan 'kaum kafir muslim penyembah berhala.

Beribu-ribu kaum Nasrani yang tertipu berangkat ke Jerusalem untuk menjalankan "perang suci" itu, yang lebih dikenal dalam sejarah dengan nama Perang Salib. Karena kaum muslimin mempercayai Tuhan Yang Maha Esa, dan memuliakan juga Nabi Isa a.s., maka mereka menganggap kaum muslimin sebagai penghalang utama ajaran syirik mereka yang menyembah Lucifer.

Para tentera Salib yang didukung oleh sejumlah raja-raja Eropah berhasil merebut Jerusalem dari tangan kaum muslimin pada tahun 1099. Tatkal
a Jerusalem jatuh terjadilah pembunuhan dan pemerkosaan, bukan saja terhadap kaum muslimin, tetapi juga terhadap ummat Kristian Timur. Menurut catatan Encyclopaedia Britanica selama pembunuhan itu, masjid Umar telah dibanjiri oleh darah kaum muslimin setinggi buku lali. Pemimpin pertama 'Knight Templars' bemama Codei Froi de Bouillar, yang menjadi raja Kristian Kabbala yang pertama di Jerusalem pada tahun 1099. Dua dekad kemudian 'ksatria haikal' Qabalis menjadi kekuatan yang paling ditakuti dan disegani di Eropah dengan harta kekayaan yang mereka rompak dari Palestin. Selama abad ke-l2 dan ke-13, 'ksatria haikal' menyebarkan kepercayaan Kabbala mereka ke seluruh Eropah melalui penguasaan politik, sosial dan kelompok-kelompok gereja.

Barulah pada awal abad ke-13 bangsa-bangsa Eropa menyadari kejahatan para 'ksatria haikal' Yahudi tersebut, dan akhirnya memutuskan untuk menyapu bersih mereka. Pada 1307 Kaisar Perancis Phillipe IV dengan dukungan Paus Clementus V, menangkap dan memenjarakan Jacques de Molay, pemimpin tertinggi 'ksatria haikal' dan sebagian besar anggotanya. Paus Clementus V mengeluarkan sebuah pengisytiharan yang menyatakan 'ksatria haikal' sebagai kelompok Anti-Kristian. Atas dasar pengisytiharan tersebut Molay dan para pengikutnya dijatuhi hukuman dibakar di tiang salib pada 1307.

Beberapa tokoh 'ksatria haikal' yang berhasil melarikan diri bersumpah untuk menghancurkan gereja, para raja, dan rahib. Beberapa orang di anta
ra mereka berhasil menyelamatkan diri ke Scortland dan disana mendirikan 'the Scottish Rites" (Freemasons cawangan Scortland), dan beberapa lagi ke kerajaan-kerajaan Jerman, dan bergabung ke dalam organisasi 'Illuminati' Bavaria yang dipimpin oleh Adam Weishaupt, suatu cabang Kabbala di Eropa. Setelah 'Illuminati' dinyatakan terlarang di Bavaria, mereka menyembunyikan diri dan berhasil menguasai organisasi rahsia kaum Protestan 'Freemasonary' yang dipimpin Friederich yang Agung, raja Prussia1.


Betapapun banyaknya yang menyangka bahwa Perang Salib adalah ekspedisi ketenteraan yang dilakukan atas nama agama kristian, pada dasarnya keuntungan materialah yang menjadi tujuannya. Pada saat Eropah dilanda kemiskinan dan kesengsaraan yang berat, kemakmuran dan kekayaan bangsa Timur, terutama bangsa Muslim di Timur Tengah, menarik perhatian bangsa Eropah. Walaupun menggunakan wajah agama, dan dihiasi dengan simbol-simbol Kristian, gagasan Perang Salib sebenarnya lahir dari hasrat akan keuntungan duniawi. Inilah yang menyebabkan perubahan tiba-tiba dari ajaran cintakan kedamaian sebelumnya di kalangan Kristian Eropah pada periode awal sejarah mereka, kepada aktiviti ketenteraan.

Pengasas Perang Salib adalah Paus Urban II. Pada tahun 1095, ia mengendalikan council Clermont, di mana doktrin Kristian sebelumnya yang cintakan kedamai ditinggalkan. Perang suci diserukan, dengan tujuan untuk merebut tanah suci dari tangan orang Muslim. Sebagai tindak lanjut dari pertemuan council tersebut, terbentuklah satu pasukan Pejuang Salib yang amat besar, terdiri dari para tentera, dan puluhan ribu rakyat biasa.

Para ahli sejarah percaya bahwa usaha Urban II didorong oleh keinginannya untuk mengatasi pencalonan seorang pesaingnya dalam pemilihan paus. Sedangkan di sebalik sambutan penuh semangat dari para raja, pembesar, dan bangsawan Eropah atas seruan Paus, tujuan mereka pada dasarnya bersifat keduniaan. Sebagaimana diungkapkan oleh Donald Queller dari Universitas Illinois, “Kesatria-kesatria Perancis menginginkan lebih banyak tanah. Pedagang-pedagang Itali berharap untuk mengembangkan perdagangan di pelabuhan-pelabuhan Timur Tengah.... Sejumlah besar orang miskin bergabung dengan ekspedisi sekadar untuk melarikan diri dari kesusahan kehidupan sehari-harian mereka.”

Sepanjang jalan, gerombolan yang ganas ini membunuh banyaknya orang Muslim, dan bahkan Yahudi, dengan harapan untuk menemui emas dan permata. Pejuang-pejuang salib bahkan membelah perut korban-korban mereka untuk mencari emas dan batu-batu berharga yang mungkin telah mereka telan sebelum mati. Begitu besarnya nafsu serakah para pejuang salib kepada harta, sehingga tanpa sesal sedikitpun mereka merompak kota Kristen Konstantinopel (Istanbul) pada Perang Salib IV, dan membuang daun-daun emas dari lukisan-lukisan dinding Kristian di Hagia Sophia.

Setelah perjalanan yang panjang dan sulit, serta begitu banyak perampasan dan pembantaian orang-orang Muslim, gerombolan campur aduk yang disebut Pejuang Salib ini sampai di Jerusalem di tahun 1099. Ketika akhirnya kota itu jatuh, setelah pengepungan selama hampir lima minggu, para Pejuang Salib masuk. Mereka melakukan keganasan hingga sampai ke peringkat yang jarang disaksikan oleh dunia. Semua orang Muslim dan Yahudi di kota itu mati di hujung pedang. Dalam penceritaan seorang ahli sejarah, “Mereka membunuh semua orang arab dan Turki yang mereka temukan… baik lelaki maupun wanita.”Salah seorang Pejuang Salib, Raymond of Aguiles, menyombongkan kekejaman ini dengan berkata:

Tengoklah pemandangan yang menakjubkan ini. Sebahagian orang-orang kami (dan ini lebih murah hati) memenggal kepala-kepala musuh; yang lainnya memanah mereka, sehingga jatuh dari menara-menara; yang lain lagi menyiksa lebih lama dengan melemparkan mereka ke dalam api. Campakkan kepala, tangan, dan kaki-kaki mereka di jalan-jalan kota. Orang harus mencari jalan di antara mayat-mayat manusia dan kuda. Tetapi ini belum apa-apa dibandingkan dengan apa yang terjadi di Kuil Sulaiman, tempat upacara keagamaan biasanya dinyanyikan… di dalam Kuil dan serambi Sulaiman, orang-orang berkuda berkubang darah hingga ke lutut dan tali kekang mereka.

Selama dua hari, pasukan Pejuang Salib membunuh sekitar 40.000 Muslim dengan cara yang sangat biadab. Pejuang salib kemudian menjadikan Jerusalem ibukota mereka, dan membangun Kerajaan Latin yang merentangi dari perbatasan Palestin hingga ke Antioch (Antakia).

Selanjutnya, para pejuang salib mulai berupaya untuk memperjuangkan posisinya di Timur Tengah. Untuk mempertahankan apa yang telah mereka bangun, mereka perlu mengorganisasinya. Untuk itu mereka membentuk grup-grup militer, dalam bentuk yang belum pernah ada sebelumnya. Anggota grup-grup ini datang dari Eropah ke Palestina, dan tinggal di semacam biara, di mana mereka menerima latihan militer untuk memerangi orang Muslim.

Secara khusus, salah satu dari grup-grup ini berbeza dengan yang lainnya. Ia mengalami transformasi yang akan memengaruhi jalannya sejarah. Namanya: Grup Templar.

Saturday, June 6, 2009

LAWAN ARUS 3

Beberapa Fakta Tentang Perang Anti-British

1. Secara ringkas, negara “merdeka” bermaksud negara yang tidak dijajah atau terlepas daripada sebarang bentuk penjajahan. Negara merdeka adalah negara yang “berdaulat”.

2. Daripada tafsiran di atas, dapat disimpulkan bahawa kedaulatan tanah Melayu atau sebahagian daripadanya telah dinodai semenjak 1511.

3. Selama hampir 450 tahun, kaum penjajah Portugis, Belanda, Inggeris dan Jepun dengan biadapnya telah merompak kekayaan bumi kita serta menghina maruah penduduk-penduduk tempatan.

4. Setiap penindasan atau pencerobohan pasti ada perlawanan. Namun begitu, ada juga yang memilih untuk bersyubahat dengan pihak yang menceroboh!

5. Inilah dua tradisi dalam sejarah perjuangan kemerdekaan tanah air kita – yang satu menentang, dan yang satu lagi rela bekerjasama atau menjadi alat musuh.

6. Peristiwa-peristiwa seperti Perang Hang Nadim, Perang Raja Haji, Perang Naning, Perang Mahadi, Perang Maharajalela, Perang Bahaman, Perang Tok Janggut, Perang Haji Abdul Rahman dan lain2 adalah perang-perang patriotik melawan penjajahan.

7. Semangat perjuangan dan patriotisme tersebut telah diwarisi oleh Tentera Anti-Jepun Rakyat Malaya (TAJRM) pimpinan PKM dalam masa perang melawan Jepun.

8. Setelah Jepun dikalahkan, penjajah Inggeris bertapak semula di Tanah Melayu.

9. Seiring dengan kebangkitan nasionalisma di seluruh benua Asia, golongan-golongan patriotik dan demokratik rakyat luas Malaya telah menggembeling tenaga. Demikian terbentuknya gabungan PUTERA-AMCJA pada tahun 1947 menentang kolonial British.

10. Jun 1948, dalam usahanya menindas gerakan kemerdekaan, pihak berkuasa British telah mengisytiharkan “darurat’.

11. Kecuali UMNO yang dipupuk dan memihak kepada British, semua pertubuhan2 politik yang lain termasuk PKM dan Parti Kebangsaan Melayu Malaya (PKMM) telah diharamkan.

12. Ratusan, malahan ribuan pemimpin2 kiri telah ditangkap dan dipenjarakan, ada yang dibuang negeri dan ada yang dihukum gantung sampai mati.

13. Berhadapan dengan white terror itu, PKM telah mengambil strategi untuk melancarkan perjuangan bersenjata anti-British. Perang inilah yang berlarut-larutan selama 41 tahun sebelum ianya tamat pada 2 Disember, 1989.

14. Ada orang bertanya: Mengapakah perang anti-British itu diteruskan setelah Malaya “merdeka” pada tahun 1957?

15. Mungkin mereka akan faham setelah memahami fakta di bawah ini:

• Inggeris telah memastikan supaya pilihan mereka iaitu Tan Sri Sir Claude Fenner menjadi Ketua Polis Malaysia “merdeka” yang pertama (1958 -1968);(gambar: Sir Claude Fenner)
• Sebelum itu, Fenner bertugas sebagai Pemangku Timbalan Setiausaha Keselamatan dan Perisikan di Jabatan Perdana Menteri Malaysia “merdeka”;
• Pada tahun 1955, beliau memegang jawatan Ketua Polis di Johor;
• Dalam masa melawan MPAJA (tahun 1945), warganegara British berpangkat Leftenan Kolonel itu bertugas dengan Pentadbiran Tentera British ("British Military Administration").

16. Masih ada lagi fakta yang menunjukkan betapa “berdaulat” dan “merdeka”nya Malaya selepas 31 Ogos 1957:
• Tunku menandatangani ‘Persetujuan Pertahanan Anglo-Malaya’ (AMDA – 1957) dengan British;
• Perjanjian ini membenarkan askar2 Komanwel bertapak dan beroperasi di bumi Malaya yang “merdeka”;
• Selepas 1972, AMDA diganti dengan ‘Perjanjian Pertahanan Lima Negara’ terdiri daripada Malaysia, Britain, Australia, New Zealand dan Singapura;
• Dalam masa yang panjang, tentera-tentera asing masih boleh kekal di bumi “merdeka” ini;
• Pangkalan tentera udara Australia di Butterworth adalah contoh.

17. Apakah British begitu prihatin dan baik hati terhadap masa depan bekas tanah jajahan yang mereka nodai selama ratusan tahun?

18. Watak sebenar kaum penjajah adalah untuk menceroboh, menindas dan memeras. Dari segi ekonomi, mereka telah memunggah segala kekayaan negeri ini melalui pemilikan dan penguasaan ke atas perusahaan2 besar seperti ladang-ladang getah, lombong bijih timah, “agency houses” dan sebagainya.

19. Jadi, apa muslihat Inggeris mengekalkan pegawai polis dan tenteranya selepas Malaya diisytiharkan “merdeka”?
Jawabnya: untuk terus melindungi syarikat-syarikat Dunlop, Socfin, Harrison Crosfield, Sime Darby dan lain-lain yang menjadi punca kekayaan besar mereka.

20. Inggeris menggunkan cara penjajahan bentuk baru atau “neo-kolonial” ini sebagai tipu muslihat mereka untuk terus berkuasa?
Ya, sebab itulah pejuang-pejuang seperti Boestamam, Dr Burhanuddin Al-Helmy, Ustaz Abu Bakar Al-Baqir dll. tidak pernah menerima hakikat kemerdekaan “setengah masak” ini. (gambar: Ustaz Abu Bakar Al-Baqir dan Ahmad Boestamam)

21. Apakah itu juga menjadi sebab perang anti-British diteruskan selepas 1957?
Jawabnya: Ya!

P/S:Dipetik dari blog http://matamin.blogspot.com.Semoga sedikit2 bagi pandang sisi yang lain dalam sejarah kemerdekaan malaysia hari ini

Thursday, June 4, 2009

JAWAB ISU 2

PMRAM mmg ade masalah. Pmram pon bias dlm certain hal spti isu izinterbit buku dr Manhal Pmram, membelakangkan ulama-ulama tertentu dan memuja Syeikh Nuruddin Banjari yg Mekkah sgtla kononnye, sbg nak memuaskan nafsu menghalalkan bid'ah

Ini artikel kedua yang aku tulis untuk betulkan sedikit mengenai silap faham dan isu yang dinyatakan oleh TSP.Mengenai isu izin terbit buku,PMRAM melalui BPnya telah menjawab isu ini berkali2 dan isu inilah yang sering ditanyakan oleh ahli PMRAM sendiri kepada pimpinan mereka.Ak teringt lagi aklam yang dijawab oleh us Muiz mengenai isu ini ;

"PMRAM berdaftar dengan syuun ijtimaie Mesir dan pihak kerajaan mesir sendiri telah menetapkan bahawa mana2 buku yang dikeluarkan oleh rakyat Malaysia di Mesir mesti ada tanda dan cop PMRAM.Cop PMRAM ni macam ISBN yang dikeluarkan oleh kerajaan Malaysia pada mana2 pihak yang nak terbit buku di Malaysia"

alah berapa sgtlah keuntungan yang PMRAM amik bila guna cop dia.PMRAM x kaya mana pun klau dapat komisen dr buku tu.Kita ni kalau duduk kat mana2 tempat kenalah ikut resam dan undang2 tempat tu.Pepatah Melayu pun ada sebut masuk kandang kambing mengembik masuk kandang harimau mengaum(kalau silap sorilah).Imam Hassan Al Banna sendiri pernah nasihatkan ikhwan agar taat dan patuh pada undang2.

Pasal MANHAL atau Markaz Pengumpulan Kajian dan hasil Penyelidikan Pmram adalah satu badan yang ditubuhkan oleh PMRAM untuk membuat kajian mengenai isu2 yang berkait dengan agama Islam dan mengumpulkan hasil kajian penuntut2 azhar di sini.Selain itu juga Manhal juga bertanggungjawab untuk memastikan setiap bahan yang diterbitkan oleh PMRAM mengikut manhaj ilmu agama yang betul.Sahabat2 suma boleh baca hasil kajian baru MANHAL mengenai isu hak penjagaan anak saudara Mohd Ridzuan Abdullah seorang muallaf.



Istilah memuja Syeikh Nuruddin adalah tidak tepat,kerana syeikh Nuruddin adalah seorang ulama yang diiktiraf ilmunya dan PMRAM mengadakan kelas bersama Syeikh Nuruddin sebagai menambah tsaqafah ilmu ahlinya.TSP kena sedar bahawa antara syeikh Nuruddin dan PMRAM sendiri ada banyak pertelingkahan pendapat namun biasalah adat seorang manusia memang ada perbezaan pandangan di antara kita.Namun kita hendakalh menjaga adab2 dalam berikhtilaf dan biarlah pendapat dan hujah kita dipandukan berdasarkan Iman dan Taqwa bukannya nafsu semata2.



Disini,ada sedikit pesan buat TSP,walaupun kita ada berbeza pendapat dengan golongan ulama namun kita hendaklah menjaga adab2 dengan mereka.Kita mesti ingat bahawa golongan ulama adalah pewaris nabi2.Sahabat2 kena ingat bahawa golongan ulama walaupun mereka berbeza pendapat sesama mereka,namun mereka masih menjaga adab2 sesama mereka.Antaranya ialah:


  1. Tidak memaksa orang lain mengikut pendapat yg dianuti olehnya selagi mana perselisihan yg berlaku berada dalam kategori 'al-mukhtalaf fih'
  2. Tidak mengingkari pihak yg berlainan pendapat dengannya: Tidak mengeji dan tidak melemparkan tuduhan bidaah atau sesat kepada orang yg tidak sependapat dengannya.
  3. Tidak sombong untuk kembali kepada kebenaran apabila yakin dirinya tersilap dan tidak berasa mudarat jika kebenaran terzahir daripada pihak lain.
  4. Menjauhi masalah-masalah yg menyebabkan fitnah, pergaduhan dan huru hara.
Kita renung balik kalam Imam Syafie mengenai Imam Ahmad Bin Hambal walaupun mereka berbeza pendapat dalam ilmu fiqh :

kalau kita tak arif dalam sesuatu bidang x payahlah kita komen.Ingat dalam satu hadis nabi Muhammad S.A.W :


“Tatkala menjelangnya Qiamat, (berlakulah beberapa perkara iaitu), orang memberi salam hanya kepada golongan tertentu atau kerana ada kepentingan tertentu sahaja, berleluasanya perniagaan hingga isteri (terpaksa) menolong suaminya dalam perniagaan itu, gejala memutuskan silaturahmi, kesaksian yang palsu dan penyembunyian kesaksian yang benar, serta tersebar luasnya pena (tulisan bahan bacaan)” [Hadith riwayat Ahmad]

Dalam era kita bebas menulis sebagai seorang blogger,xder saper2 yang boleh menghalang kita untuk menyebarkan maklumat,namun sebagi seorang muslim kita masih terikat dengan adab dan panduan yang telah digariskan oleh Islam untuk menyebar dan menyampaikan maklumat.Semoga kita sering menjaga adab2 kiat dalam setiap kehidupan.Walaupun kita mengaku sebagai sufi@salafi@haraki,namun kalau kita tidak menjaga adab2 dan berakhlak mulia kita tidak layak untuk meletakkan gelaran tersebut atas badan kita.

P/S: Setiap artikel yang diambil dari sumber2 yang lain,sahabat2 boleh klik hyperlink dalam pada maklumat tersebut untuk mendapat kepastian yang jelas dan tepat mengenai kalam2 atau istilah tersebut.

LAWAN ARUS 3

Penyakit Bermusuh Dengan Perkara Yang Tidak Diketahui

Ada orang bertanya saya apa itu Wahabi. Saya hanya menjawab : “maaf, ana kurang tahu secara detail”. Ada seorang ustaz dari Malaysia datang ke Aceh, bertanyakan saya apa cabaran-cabaran berada disini. Saya menjawab “berada di Indonesia perlu bersiap hadapi cabaran pemikiran. Terlalu banyak aliran pemikiran yang pelik-pelik, ajaran sesat, JIL dan lain-lain. Bab Aqidah dan asas Islam mesti kuat”. Beliau pula menambah : “ ya, banyak yang perlu diwaspadai…islam liberal..Wahabi…” . Saya tersenyum sahaja apabila dia menyebut Wahabi. Di Indonesia, aliran Wahabi sering dinisbahkan kepada pertubuhan Muhammadiyyah.

Malam tadi, pengajian bahasa Arab mingguan kami bertukar topic kepada persoalan Wahabi, bid’ah dan sejenisnya gara-gara seorang teman yang menimbulkannya dan didengari oleh ustaz, maka ustaz pun meminta pandangan kami. Kami hanya menjawab : maaf ustaz, kami pun banyak yang tak tahu..” Penjelasan, pandangan dan persoalan diberikan oleh ustaz kepada kami.

Antaranya :

1) Yang menggelar ‘wahabi’ kepada kelompok ini orang ramai atau mereka sendiri yang menggelar diri mereka Wahabi? Pernahkah mereka mengaku diri mereka adalah Wahabi ? dan siapakah yang mulakan pelabelan istilah Wahabi kepada mereka ?

2) Berapa ramai orang yang menyerang Wahabi, Salafi dan sebagainya, padahal mereka sendiri tidak tahu apa sebenarnya melainkan kerana terikut ( taqlid ) dengan orang lain yang mengkritik sedangkan mereka sendiri tidak pernah membaca dan mengkajinya.

3) Berapa ramai orang yang mengaku dia adalah Salafi, tetapi kehidupannya tidak mencerminkan bahawa dia golongan yang mengikuti jejak langkah Salafus Soleh. Boleh mengaku ‘saya Salafi’ , tetapi pastikan benar-benar mengikutnya. Jika tidak, diamkan sahaja.

4) Siapa Salafussoleh ? Mereka adalah golongan terdahulu diawal perkembangan Islam. Yang terbaiknya, kita berpegang kepada Hadith Nabi : Sebaik-baik manusia adalah pada kurunku ( Nabi dan sahabat ), kemudian kurun selepas ku ( Tabi’in ) dan kemudian selepas itu ( Tabi’ Tabi’in )”. Maka inilah golongan Salafussoleh yang ‘asli’. Adapun selepas itu telah muncul pelbagai aliran dan kefahaman yang pelbagai yang bisa kita terima dan bisa kita tolak.

5) Imam-Imam Mazhab sendiri sebenarnya tidak mahu mereka itu dijadikan contoh ikutan. Maka istilah ‘ pengasas’ mazhab ini adalah Imam Syafie. Imam Malik, Imam Ahmad bin Hanbal dan Imam Hanafi adalah tidak tepat kerana bukan mereka yang menjadi pengasas kepada mazhab tersebut. Namun ulama’-ulama (muridnya) selepasnya yang menisbahkan kefahaman itu dan ini adalah dari mazhab ini (mana-mana mazhab). Imam Syafie sendiri pernah menyebut : Sekiranya kamu bertemu dengan Hadith yang lebih rojih ( sohih dan kuat ) daripada Hadith yang aku riwayatkan, maka ambillah yang itu dan tinggalkan hadith dari ku ini.

6) Benarkah pembahagian bid’ah terbahagi kepada 2 iaitu hasanah (baik) dan sayyi’ah (buruk/tercela) itu dari ucapan Imam Syafie ? atau dari ucapan ulama’ lain lalu dinisbahkan kepada Imam Syafie? Didalam kitab Imam Syafie, pembahagian bid’ah disebut bid’ah duniawi dan ukhrawi. Sebagai contoh bid’ah duniawi adalah kewujudan kenderaan pada hari ini. Maka ia tidak menyangkut soal ibadah atau ukhrawi.

7) Tahlil adalah amalan yang baik kerana maksud tahlil adalah ‘mengucapkan kalimah Lailaha illallah’. Namun kaedah pelaksanaanya yang menyebabkan rosak dan bid’ahnya amalan tersebut. Contohnya: penetapan bilangan hari untuk mengadakan tahlil, tuan rumah yang sedang berduka yang menyediakan makanan (bahkan ada yang terpaksa berhutang), tuan rumah sendiri tidak turut serta, tetapi hanya menjemput orang yang datang kerumah. Maka yang terbaiknya, jiran yang menyediakan makanan kepada keluarga simati dan lebih baik ahli keluarga yang berkumpul bersam berdoa untuk simati baik bertahlil ( Lailahaillallah) atau berdoa.

8) Hadith Nabi mengenai ‘Kullu bid’atin dholalah…….” Itu jelas dan tidak perlu dita’wil dengan macam-macam lagi. Jika ada yang menyebut “saya melaksanakan amalan ini walaupun Nabi tidak buat semata-mata untuk tujuan baik “, maka dia perlu memahami hadith Nabi ini :

“ Tidak ada sesuatu kebaikan pun melainkan aku telah contohkan dan tidak ada satu keburukan pun melainkan aku telah larangnya. “ Maka amalan apa sahaja yang baru dimunculkan dengan tidak ada sumber, seolah-olah menggambarkan masih tidak cukup apa amalan yang Nabi telah contohkan dan laksanakan.

9) Terdapat juga satu ungkapan ( maaf, saya lupa statusnya hadith atau kata-kata ulama’-tolong disemak semula ) : “ tidak ada satu bid’ah yang timbul, melainkan disana adanya sunnah yang ditinggalkan”. Contoh mudah : Orang melazimi bacaan Yasin dimalam Jumaat, akhirnya mereka meninggalkan bacaan Surah Al-Kahfi yang sunnah (ada dalam hadith Nabi). Bukan tidak boleh membaca Yasin, namun penetapan hari dan menjadi pelik jika tidak dibuat, itu yang bermasalah. Mungkin baik jika sekali sekala ditukar dengan Al-Kahfi pula.

10) Doa Qunut bukan permasalahan bid’ah, ia adalah masalah khilafiah ( pelbagai pandangan ulama’ ) kerana ada hadith Nabi pernah melakukannya dan ada juga hadith yang Nabi pernah meninggalkannya. Maka terpulang kepada kita. Jika kita berada ditempat orang yang melakukannya, maka ‘raikanlah’ mereka dengan melakukannya. Begitulah sebaliknya.

11) Berzikir selepas solat adalah anjuran dari Nabi. Sebagai contoh : membaca Al-Ikhlas 3 x, Al-Falaq 3 x dan An-Nas 3 x, Tasbih 33 x , Tahmid 33 x dan Takbir 33 x. Adapun jika ada pelbagai penambahan-penambahan dalam bacaan zikir selepas solat, mungkin itu hanya amalan ulama’-ulama’ sahaja. Yang terbaiknya, kita mengikuti yang dibuat jelas oleh Nabi ( rujuk didalam mana-mana kitab bab solat atau zikir selepas solat yang sohih ).

12) Dalam soal men’jahar’kan ( menguatkan ) bacaan zikir selepas solat, jika kita bertujuan mendidik anak-anak, murid disekolah, maka kita yang menjadi imam boleh kuatkan suara dengan tujuan memberitahu kepada mereka apa yang perlu dibaca selepas solat. Adapun setelah mereka sudah benar-benar faham dan bisa lakukan, sudah cukup. Masalah yang sering timbul adalah : ramai orang yang lebih suka mengikuti zikir bersama imam (mungkin hanya ikut-ikut sahaja), akhirnya soal berapa jumlah bilangan bacaan-bacaan yang sunnah itu tidak dipedulikan lagi kerana mereka sendiri bukan menghitungnya sendiri. Maka yang terbaiknya berzikir masing-masing kerana kita lebih bisa memberi tumpuan daripada mengikuti orang.

( Kerana maksud solat adalah : amalan ibadah yang dimulai dengan takbiratul Ihram dan disudahi dengan salam. Maka berzikir dan berdoa bisa secara sendiri-sendiri. Walaupun ia tidak termasuk rukun solat, janganlah ditinggalkan langsung kerana Nabi sendiri mengangkat tangan berdoa pada Allah )

13) Masalah di Malaysia dalam isu bid’ah ini adalah :

a) Teknik (uslub) para ustaz, da’ie dan sebagainya yang tidak baik dalam memberi penerangan tentang permasalahan ini kepada orang awam baik dikampung atau dikota. Drastik, keras dan terburu-buru. Sampaikan secara tidak langsung, perlahan-perlahan itu lebih baik. Jangan terus mem’bid’ah’kan mereka. Ada sebuah kata-kata : jika sebuah perkara yang baik yang jika terus disampaikan pada saat itu, akan menimbulkan mudarat sahaja, maka tinggalkan dahulu (sementara waktu). Namun, jika kita ditanya oleh mereka itu, maka terus terang dan segerakan penyampaian secara jelas (kerana mereka sendiri yang datang bertanya).

b) Segelintir orang yang sering berbicara soal bid’ah, salafi dan sebagainya, mereka sendiri tidak mencerminkan amalan yang benar-benar baik, bahkan sibuk soal bid’ah, yang wajib sendiri mereka tidak terjaga .(Bukan semua, segelintir sahaja).

Baik, inilah sahaja yang dapat saya kongsi dengan teman-teman pembaca hasil perkongsian dengan ustaz. Apa-apa pun, saya tidak memaksa pembaca untuk terus bersetuju dengan saya atau ustaz ini sepenuhnya. Yang saya mahukan hanya kita mengubah sikap daripada menyerang dan bermusuhan dengan sesuatu yang tidak kita ketahui kepada menyerang dan bermusuhan dengan sesuatu yang kit baca, kaji dan teliti, sumber yang jelas dan seumpamanya. Itu sahaja. Baik kepada Wahabi , Salafi atau sesiapa sahaja kerana inilah sifat penuntut ilmu yang tidak terus ‘beriman’ dengan sebuah sumber dan menafikan sumber yang lain. Elakkan sering mengungkapkan kalimah “menurut saya, menurut pandangan saya, saya beranggapan….gunakanlah “menurut Al-Qur’an, menurut Hadith, menurut ulama’…khasnya dalam soal hukum hakam agama..jika tidak tahu, katakan sahaja “saya tidak tahu” .

Bahkan, saya bersetuju jika ada teman-teman yang berbeza pandangan dan mengkritik Pres.Gamis contohnya, namun syaratnya anda mesti berhadapan dengannya dan dengar penjelasannya dahulu. Kemudian bantahlah dan kritiklah pandangannya itu jika tidak benar dan tepat.


P/S: artikel ini dipetik dari sdra fadhlullah (http://arruhuljadid86.blogspot.com/).Kita semua klu nk hentam sesuatu janganlah hentam bodoh mcm tu je.Biarlah kita bagi kritikan berguna.Janganlah mengkritik dengan nafsu tapi kritiklah dengan akal dan iman.Ramai orang yang suka mengkritik tapi tidak dapat menerima kritikan.Ramai orang yang mengkritik seseorang dalam keadaan dia sendri tidak tahu menahu mengenai hal2 tersebut.Semoga artikel ini sedikit demi sedikit membuka pemikiran pembaca blog ni

Tuesday, June 2, 2009

JAWAB ISU 1

Dalam post kali ini,aku cuba menjawab beberapa silap faham yang dikemukakan oleh sahabatku tan sri penkt(che-detde2nd.blogspot.com).Dalam post kali ini mungkin aku tersilap faham maksud yang tersirat dari kalam TSP namun ak cuab menjawab ikut kefahaman dan pengetahuan yang ak dapat.Aku hanya menumpukan pada artikel beliau bertajuk "KALO LEPAS MODERATOR MEMANG JAMBU" pada 29 Mei 2009.


Syiah juga merupakan golongan yang mencanak dalam membawa kebencian kepada golongan salafi (baca: WAHABI). Mereka berjaya mewujudkan trend kebencian ini sehingga golongan-golongan sufi turut sama menjadi benci kepada golongan salafi sepertimana isu wahabi-anti-wahabi di kalangan mahasiswa Mesir yang masih berlarutan.

Fakta ni tidak berapa betul kerana penentangan golongan sufi pada wahabi bukan kerana trend kebencian yang diwujudkan oleh golongan syiah tetapi kerana wahabi mengaharamkan semua tariqat2 kesufian.Sahabat2 kena memahami bahawa Syeikh Muhammnad bin Abdul Wahab mengharamkan tariqat kesufian pada zaman beliau disebabkan oleh kesesatan yang melampau yang telah dilakukan oleh sesetengah tariqat sufi apda masa tersebut,namun adalah silap untuk kita mengharamkan semua tariqat kesufian yang ada di dunia ini.Ini kerana ada sebahagian tariqat kesufian yang memang betul2 menepati syarak dan tidak bercanggah denagn syarak.Kita semua kena menyedari bahawa jasa golongan sufi dalam penyebaran Islam di Tanah Melayu adalah sangat besar,kerana golongan inilah yang telah berjaya mengislamkan penduduk Tanah Melayu pada masa itu.Namun kita tidak menafikan bahawa ada sestengah golongan sufi yang memang bercangagh dengan ajaran Islam.Di Mesir ini sendiri bukan sedikit tariqat2 kesufian yang sesat.Namun tidak adil jikalau kerana segelintir golongan sufi yang sesat kita terus mengharamkan ajaran tasauf dan mengikut tariqat sufi.

Mahasiswa Azhar ada yang bercanggah pendapat dengan wahabi bukan kerana pengaruh yang disebarkan oleh syiah kerana mereka juga anti pada syiah yang bukan dari golongan ASWJ.Mereka bercanggah pendapat kerana ada sesetengah orang wahabi yang mengata golongan ulama sehinggakan hilang hormat mereka pada sesetengah ulama. Selain itu,mereka juga meyakini bahawa ada khilaf di kalangan ulama kerana pemahaman setiap dari mereka terhadap Al Quran adalah berbeza-beza dan tidak salah buat golongan ulama yang mempunyai ilmu yang sahih untuk berijtihad bahkan ijtihad mereka diberi pahala dan kita orang awam hendaklah menghormati golongan ulama kerana mereka adalah pewaris nabi2. Ini berbeza dengan sesetengah wahabi yang terus menutup pintu ijtihad dan khilaf dan hanya menganggap bahawa pendapat mereka sahaja yang betul.


Untuk kes kita di Malaysia, mereka cuba menggunakan Singapura dalam menggugat kestabilan negara, mereka menggunakan kaum Cina di Malaysia dalam menggugat kestabilan kaum Melayu yang tak bape stabil, dengan mempergunakan isu-isu equality, hak sama rata, kononnya Malaysia mengamalkan dasar Apartheid. Yang mereka mahukan hanyalah untuk melemahkan umat islam di Malaysia. Memang secara teori Islam menganjur kepada equality dalam perkara ekonomi. Tetapi dalam kes negara multi-racial seperti Malaysia, teori ini masih belum boleh dipraktikkan. Anda boleh rujuk status perkembangan ekonomi kaum Melayu berbanding dengan kaum-kaum lain. Sebab itu kerajaan sedang tergesa-gesa dalam meningkatkan prestasi kaum Melayu dalam banyak aspek, terutamanya ekonomi, seperti menambah jumlah profesional-profesional melayu dalam banyak bidang; Program Medik Timur Tengah!



Pendapat ini berbau racist dan bgi aku tidak berapa tepat sebab musuh-musuh islam(zionist,freemason,illuminiti,USA,British) mereka bukan sahaja mempergunakan bangsa lain sebagi tali barut mereka tetapi mereka juga menggunakan sebahagian dari pemimpin Melayu Islam sebagai tali barut. Sejarah telah menunjukkan bahawa kemerdekaan Tanah Melayu pada masa itu diserahkan oleh British pada anak buah mereka yang mendapat pendidikan dan asuhan dari British. Kita semua kena menyedari bahawa perjuangan kemerdekaan pada awalnya digerakkan oleh golongan Ulama dan golongan kiri. Di saat PEKEMBAR pada masa itu melaungkan slogan Hidup Melayu,PKMM telah melaungkan slogan merdeka. Golongan Ulama juga telah berkumpul di Gunung Semanggol menubuhkan Hizbul Muslimin untuk memperjuangkan kemerdekaan Tanah Melayu. Namun akhirnya penat lelah mereka telah dihilangkan dari sejarah dan yang menuai hasil adalah tali barut British. Kita juga kena menyedari bahawa siapakah yang telah menjual Singapura pada Lee Kuan Yew dan menjual air dan tanah yang murah pada Singapura??

Aku juga berpendapat bahawa untuk menjaga dan memelihara kedaulatan Tanah Air bukanlah dengan meniupkan semangat perkauman yang melampau tetapi menyatupadukan penduduk Malaysia yang berbilang kaum. Kita semua kena mengambil iktibar dari sirah nabi Muhammad S.A.W yang telah membuat sahifah Madinah (perlembagaan Madinah) yang menjaga kebajikan semua kaum yang ada di Madinah termasuk Yahudi dan dalam perjanjian tersebut dinyatakan bahawa semua penduduk Madinah hendaklah mempertahankan Madinah dari serangan musuh.

Teori equality memang tidak berapa tepat kerana sebagai penduduk asal tanah Melayu,orang melayu mempunyai beberapa hak2 keistimewaan dan kedaulatan agama Islam perlu dipertahankan dan penganut agama lain tidak boleh melawan status quo agama Islam. Namun dari sudut menjaga kebajikan setiap penduduk Malaysia, orang cina dan orang india yang miskin dan susah hendaklah dibantu dan hak-hak agama lain untuk beribadah juga hendaklah dijaga. Itulah keindahan Islam yang menyebabkan Islam mendapat tempat dihati penduduk asal mana-mana tempat sewaktu era perluasan wilayah Islam. Namun apabila kita terlalu menjaga puak kita sahaja walaupun dalam keadaan batil (assabiah) keindahan Islam tidak akan dilihat oleh golongan bukan Islam.

Program Medik Timur Tengah hendak menguntungkan bangsa melayu atau menguntungkan kocek2 chukong ayng terlibat???Cuba fikir sejenak adakah kita mampu mengislamkan golongan bukan Islam kalau mereka belajar di ardul Kinanah ini??



P/S : Sorilah kalau tulisan aku kali ini serabut sangat,aku x thu nak ubah macam mana baru bertatih dalam dunia bloggers. Tulisan merah tu dari TSP dan yang hijau tu dari aku,mana2 yang ak x qoute tu kira aku setuju ah

LAWAN ARUS 2

ADAKAH WAHABI TALI BARUT BRITIS FREEMASON 2 ???

Hasil kajian dan mesyuarat pihak British Freemason, mereka dapati Syeikh Abdul Wahab adalah instrumen yang sesuai yang boleh digunakan mereka untuk membawa ‘idea’ ini ke dalam masyarakat Islam di Semenanjung Arab. Ini kerana, adalah tidak logik pihak British melalui residen-residennya untuk bercakap soal undang-undang Islam di tengah-tengah masyarakat Islam.

(Gambar) Perkuburan Baqi yang dimusnahkan Ibnu Saud pada 1925.

Syeikh Abdul Wahab berjaya dipilih sebagai jurucakap dan juru pelaksana idea British Freemason tanpa beliau sendiri sedari. Kita boleh simpulkan Syeikh Abdul Wahab adalah kambing hitam Arab yang ditangkap British, kemudian ditutup matanya, kemudian diletakkan bom jangka di badannya dan kemudian dilempar di tengah-tengah masyarakat Islam Arab Saudi.

Tetapi pergerakan Wahabi bergerak terlalu cepat seolah-olah diarah oleh sesuatu dari belakang. Syeikh Abd Wahab berjaya menguasai keseluruhan pemikiran masyarakat Arab Saudi tentang bahaya Bidaah. Bagaimana British Freemason membantu fahaman Wahabi ini berkembang amat menghairankan. Namun matlamatnya semakin jelas apabila tiba era keruntuhan Kerajaan Khalifah Uthmaniyah.

Khalifah Uthmaniyah sampai ke penghujung apabila tercetusnya pemberontakan pertama golongan Wahabi pada 1818. Penentangan itu didalangi oleh Saudi al-Faisal I. Pergerakan penentangan yang didominasi oleh pengikut Wahabi sekali lagi melakukan pemberontakan pada akhir kurun ke-19.

Selepas Perang Dunia 1, negara-negara kekuasaan Empayar Uthmaniyah telah dipecah-pecahkan kepada beberapa bahagian. Manakala setiap bahagian pecahan itu diletakkan regim-regim Arab boneka untuk mentadbir negara baru mereka. Sebagai pengganti kepada kejatuhan kekuasaan Uthmaniyah ke atas Arab Saudi, British Freemason telah menganugerahkan kekuasaan pentadbiran Arab Saudi kepada Ibnu Saud pada 1932. Satu tahun kemudian, dalam 1933, Saudi memberi konsesi minyak kepada California Arabian Standard Oil Company (Casoc) yang bergabung dengan Standard Oil of California (SOCAL) dan kini dikenali sebagai CHEVRON yang diketuai oleh agen-agen Rothschild dan Rockefeller.

Sejak masa itu, Arab Saudi menjadi salah satu rakan dagangan terpenting pihak Barat di kawasan Timur Tengah. Arab Saudi bukan sahaja rakan minyak terpenting tetapi juga dijadikan anjing salakan yang berlakon menentang Israel di pentas antarabangsa. Sedangkan bunyi salakan itu adalah bunyi yang dirakamkan sendiri oleh Israel.

Perancangan berbelas-belas tahun ini semakin berjaya apabila Britsh Freemason berhasil melahirkan pemikir-pemikir Islam boneka yang cuba mempromosikan fahaman Wahabi. Dalam perancangan mewujudkan masyarakat Islam yang tidak mengamalkan sunnah, kini strategi itu sedikit demi sedikit di ubah ke arah mewujudkan masyarakat Islam yang berstatus pengganas. Kekuatan strategi British Freemason amat bergantung kepada kemantapan fahaman Wahabi dikalangan masyarakat Arab Saudi dan ulama’-ulama’ boneka Wahabi.

Kontraktor-kontraktor boneka mula diberanakkan seperti Laden (bapa Osama) yang mendapat kontrak sepenuhnya membina masjidil Haram dan sebarang pengubahsuaian. Kekayaan Laden ini dijadikan modal awal yang akan membiayai suatu projek mempromosi aktiviti “Bunuh Diri Untuk Agama” di tengah-tengah masyarakat Islam. Matlamat utama ialah orang Islam membunuh orang Islam lain tanpa pengaruh dari luar. Orang yang diarahkan dan dijadikan kambing hitam ialah Osama anak kepada Laden.

Osama yang berfahaman Wahabi ini tahu strategi ini dan sudah pun sedia mendapat skrip lakonannya. Maka tidak hairanlah Osama dengan mudah diterima oleh madrasah di Afghanistan tempat ia mula-mula belajar berjihad sebelum tahun 2000. Kenapa pasukan Mujahidin di Afghanistan senang menerimanya? Mudah saja, Osama mempunyai wang yang banyak. Mujahidin pula memerlukan wang untuk melawan Russia. Cuma yang menyedihkan adalah pasukan Mujahidin yang berhati mulia di sana tidak tahu bahawa Osama adalah pelakon terhandal keluaran Freemason iaitu Rothschild.

Kuasa kewangan Rothschild semenjak perlantikan Ibn Saud sebagai pemerintah Arab Saudi berjaya menyelinap masuk ke dalam kantung ekonomi keluarga Saud. Keadaan ini mewujudkan suatu situasi kebergantungan Keluarga Saud terhadap aliran wang masuk dari Rothschild. Dalam erti kata lain, Rothschild berjaya memastikan ekonomi Keluarga Saud bergantung sepenuhnya kepada projek-projek syarikat minyak Rothschild. Matlamat tercapai, untuk menguasai sesebuah negara dari seluruh aspek, adalah penting menjaga poket keluarga pemerintah terlebih dahulu.

Situasi kebergantungan ini membuka ruang penuh untuk British Freemason menguasai pentadbiran dan dasar luar Arab Saudi. Bagi memastikan keluarga Saud tunduk patuh, Rothschild memberi sumbangan beratus-ratus juta tanpa henti untuk semua kos-kos pembinaan masjid seluruh Arab Saudi.

Dalam 1999, King Fahd telah menghadiri mesyuarat Bilderberg, disyaki oleh kebanyakan pemerhati politik berbincang tentang peranan beliau dalam agenda One World Government sama seperti peranan yang dimainkan oleh Arafat dan Pope. Buktinya, keluarga Saud sekarang ini adalah sebahagian daripada boneka-boneka rangkaian Illuminati.

Diterjemah dan diubahsuai dari artikel David Livingstone, penulis buku The Dying God: The Hidden History of Western Civilization

P/S: artikel ini aku kutip dari http://dajjal.wordpress.com,just nak buka pada perbincangan dan pembuktian dengan dalil2 yang kukuh,pandangan yang aku kemukakan dalam artikel ini bukan mengambarkan pandangan peribadi aku tapi untuk membuka sudut pandang yang lain dalam diskusi isu ini.